SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menghadiri forum dialog bertajuk “Ruang Kebersamaan: Masyarakat Bertanya, Wabup Menjawab” yang digelar di Pendopo Balai Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, pada Sabtu malam. Kegiatan ini menjadi jembatan komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat untuk membahas berbagai persoalan krusial yang tengah dihadapi warga di tingkat desa maupun kecamatan.
Ratusan warga dari berbagai latar belakang tampak memadati lokasi acara dengan penuh antusiasme untuk menyampaikan keluhan serta harapan mereka. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, masyarakat diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyuarakan aspirasi mulai dari sektor ekonomi, sosial, hingga pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh mereka sehari-hari.

Salah satu isu utama yang mendominasi dialog malam itu adalah tingginya angka pengangguran dan kebutuhan akan lapangan pekerjaan baru bagi generasi muda. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat menghadirkan program pelatihan keterampilan yang lebih masif serta memberikan dukungan nyata bagi pelaku usaha kecil dan menengah guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.
Selain masalah lapangan kerja, para kelompok tani di wilayah tersebut juga menyuarakan kebutuhan mendesak akan bantuan alat dan mesin pertanian atau alsintan. Dukungan teknologi pertanian ini dinilai sangat penting bagi para petani setempat untuk meningkatkan produktivitas hasil panen sekaligus menekan biaya operasional yang selama ini dianggap cukup membebani.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Hj. Mimik Idayana menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat guna mendengar dan mencari solusi atas permasalahan yang ada. Beliau menyampaikan bahwa seluruh aspirasi yang tertampung dalam forum ini akan menjadi catatan penting dan perhatian serius bagi pemerintah kabupaten dalam menentukan arah kebijakan ke depan.
Wakil Bupati juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif forum kepemudaan ini karena dinilai mampu menciptakan sinergi yang baik antara masyarakat dan pejabat daerah. Ia berharap komunikasi terbuka seperti ini dapat terus dipertahankan demi mempercepat penyelesaian masalah di lapangan serta mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang lebih transparan dan partisipatif.(S.Rizal)












