Gus Muhaimin Serukan Darurat Kekerasan Seksual, Pesantren Harus Jadi Ruang Aman Santri

JAKARTA – Temu Nasional Pondok Pesantren resmi dibuka oleh Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Gus Muhaimin. Kegiatan ini dihadiri lebih dari 250 pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia, menjadi forum penting untuk membahas masa depan dunia pesantren.

Dalam sambutannya, Gus Muhaimin menegaskan bahwa kekerasan seksual di lingkungan pesantren telah memasuki kondisi darurat. Ia menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele dan harus ditangani secara serius serta menyeluruh oleh semua pihak.

Menurutnya, pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis agama harus mampu menjaga nilai-nilai luhur serta memberikan perlindungan maksimal kepada para santri. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Dalam forum tersebut, Gus Muhaimin juga menggaungkan Gerakan Pesantren Anti Kekerasan Seksual. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mencegah dan menindak segala bentuk pelecehan maupun kekerasan di lingkungan pesantren.

Ia dengan tegas menyatakan bahwa tidak boleh ada lagi pelaku kejahatan seksual yang berlindung di balik nama besar pesantren. Menurutnya, marwah pesantren harus dijaga sebagai tempat pendidikan yang suci dan berintegritas.
Melalui momentum Temu Nasional ini,

Gus Muhaimin mengajak seluruh elemen pesantren untuk bersatu melawan kekerasan seksual demi menjaga masa depan generasi santri dan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pesantren di Indonesia. (S.Rizal)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *