Kenang Tragedi Kanjuruhan, Seleksi Banteng Jatim FC U-17 Dibuka Tabur Bunga Gate 13

MALANG – Stadion Kanjuruhan, Malang, menjadi saksi momen emosional pada Minggu (8/3/2026). Sebelum peluit seleksi pemain muda Banteng Jatim FC U-17 dimulai, ratusan peserta dan ofisial berkumpul untuk melakukan prosesi tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para korban Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022.

​Kegiatan seleksi ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Jatim yang juga menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Aksi tabur bunga ini dilakukan sebagai refleksi mendalam bahwa sepak bola sejatinya harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di atas segalanya.

​Manajer Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi, menegaskan bahwa kegiatan ini sengaja diagendakan agar para talenta muda Jawa Timur tidak hanya fokus pada skill lapangan, tetapi juga memiliki empati terhadap sejarah sepak bola tanah air.

​“Sepak bola bukan sekadar kompetisi. Ada nilai persaudaraan dan kemanusiaan yang harus dijaga. Karena itu kami mengajak para peserta untuk sejenak mengenang para korban Tragedi Kanjuruhan melalui tabur bunga sebelum seleksi dimulai,” tegas Daniel.

​Tragedi Kanjuruhan yang terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya tetap menjadi luka mendalam bagi bangsa. Insiden yang merenggut lebih dari 135 nyawa tersebut menjadi pengingat keras bagi manajemen Banteng Jatim FC untuk membangun fondasi olahraga yang lebih aman dan suportif bagi generasi mendatang.

​Setelah suasana khidmat tabur bunga berakhir, agenda dilanjutkan dengan seleksi terbuka. Tercatat 250 peserta dari berbagai penjuru Malang Raya antusias memperebutkan posisi di skuad Banteng Jatim FC U-17.

​“Kami ingin menjaring talenta-talenta muda berbakat dari wilayah Jawa Timur, khususnya dari Malang dan sekitarnya, untuk kami bina menuju jenjang profesional,” pungkas Daniel Rohi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *