Muscab Diprediksi Bergulir Mulai April, Muncul Tiga Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Sidoarjo

​SIDOARJO – Menjelang restrukturisasi pengurus yang dijadwalkan mulai bergulir mulai April hingga Juni 2026, dinamika internal Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo mulai menunjukkan tensi yang menarik. Dalam forum silaturahmi dan koordinasi antara DPW PKB Jawa Timur bersama Ketua DPC se-Jatim baru-baru ini, dipastikan bahwa sejumlah kabupaten/kota, termasuk Sidoarjo, akan segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab).

​Agenda Muscab ini menjadi krusial mengingat PKB Sidoarjo tengah berada di persimpangan jalan untuk mengembalikan kejayaan politiknya di Kota Delta. Berdasarkan informasi yang dihimpun, muncul tiga nama kandidat kuat yang diprediksi akan bersaing memperebutkan tongkat estafet kepemimpinan partai berlambang bola dunia tersebut.

​Profil Tiga Kandidat Unggulan
​Ketiga nama yang mencuat mewakili kombinasi antara pengalaman birokrasi partai, kematangan legislatif, dan energi muda aktivis:
1. ​H. Abdillah Nasih: Sosok incumbent yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PKB Sidoarjo sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo. Pengalamannya dalam menavigasi kebijakan di parlemen menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas partai.
2. ​H. Usman: Politisi senior yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sidoarjo periode 2019-2024. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua DPC PKB Sidoarjo, membawa rekam jejak kepemimpinan yang matang di tingkat daerah.
3. ​H. Rizza Ali Faizin: Representasi tokoh muda dan aktivis Nahdlatul Ulama. Menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo dan Kasatkorwil Banser Jawa Timur, Rizza dianggap sebagai simbol regenerasi yang mampu merangkul basis massa kultural dan milenial.

​Mekanisme Seleksi dan Uji Kelayakan
​Sesuai mekanisme partai, proses pemilihan tidak dilakukan secara langsung di forum Muscab, melainkan melalui tahap usulan. Peserta yang terdiri dari Pengurus Anak Cabang (PAC), Pengurus Ranting, dan Badan Otonom (Banom) akan menyodorkan nama-nama rekomendasi kepada DPW dan DPP PKB.

​”Nantinya, para kandidat yang direkomendasikan harus mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) di tingkat pusat sebelum akhirnya ditetapkan secara resmi oleh DPP PKB,” ujar sumber internal partai.

​Tantangan Berat: Misi Rebut Kembali Kemenangan
​Siapa pun yang terpilih nantinya akan memikul beban target yang tidak ringan. Ketua DPC PKB Sidoarjo periode mendatang wajib menjawab tantangan politik yang kian dinamis, di antaranya:
1. ​Target 18 Kursi: Mampu meraih minimal satu kursi di setiap kecamatan pada pemilu mendatang.
2. Restorasi Kejayaan: Mengembalikan marwah PKB sebagai pemenang Pilkada Sidoarjo, mengingat pada Pemilu 2024 lalu, partai ini sempat mengalami kekalahan yang cukup signifikan setelah sekian lama mendominasi.
3. Harmonisasi Basis: Memperkuat sinergi antara struktur partai dengan basis kultural NU di Sidoarjo untuk menghadapi peta politik yang kian kompetitif.
​Muscab PKB Sidoarjo kali ini bukan sekadar pergantian figur, melainkan momentum pembuktian apakah partai ini mampu melakukan konsolidasi total demi merebut kembali tahta kepemimpinan di Kabupaten Sidoarjo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *