SIDOARJO – Berkembangnya isu islah antara Bupati Sidoarjo H. Subandi dan Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mendapat respons positif dari CEO Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI), Bayhaqi Siradj. Menurutnya, kabar tersebut menjadi angin segar bagi masa depan pembangunan Kabupaten Sidoarjo.
Bayhaqi menilai, Subandi dan Mimik merupakan dua figur yang sama-sama memiliki energi besar, kapasitas, serta komitmen untuk mendorong perbaikan di berbagai sektor pembangunan di Kota Delta.
Ia mengatakan, harmonisasi keduanya sangat penting agar roda pemerintahan dapat kembali fokus menuntaskan berbagai program dan janji politik yang disampaikan kepada masyarakat pada Pilkada 2024.
“Konflik yang terjadi hampir setahun terakhir tentu menyita perhatian dan energi pemerintahan. Karena itu, jika isu islah ini benar, maka ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Sidoarjo,” ujar Bayhaqi.
Ke depan, Bayhaqi berharap komunikasi antara Subandi dan Mimik dapat dibangun secara lebih spesifik dan konstruktif. Menurutnya, diperlukan skema pembagian kerja yang lebih prosedural dan aplikatif agar masing-masing pihak dapat menjalankan perannya secara optimal.
Dengan pola komunikasi dan tata kelola yang lebih jelas, Bayhaqi optimistis potensi miskomunikasi yang memicu konflik di masa lalu dapat dihindari. Sebelumnya, isu islah kedua pemimpin Sidoarjo tersebut mencuat setelah keduanya dikabarkan bertemu dalam forum rapat koordinasi pimpinan pemerintahan, OPD, dan DPRD Sidoarjo bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).












