Mas Zaini: Pemuda Jangan Cuma Jadi Penonton, Harus Berani Ambil Peran dalam Pembangunan Pasuruan!

JAGONGAN WAKIL RAKYAT (JAWARA) DPRD KABUPATEN PASURUAN

PASURUAN — Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah. Generasi muda harus berani mengambil peran, menyumbangkan gagasan, serta terlibat aktif dalam menentukan arah masa depan Kabupaten Pasuruan. Pesan tersebut ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, S.Pd., M.Ap., dalam program Jagongan Wakil Rakyat (JAWARA), Sabtu (3/10/2026), di Vidiviti Kopi, Pandaan.

Mengusung tema “Pemuda Hari Ini Masa Depan Pasuruan”, dialog tersebut menghadirkan Muhammad Zaini Wakil Ketua DPRD Kab. Pasuruan dari Fraksi PDI Perjuangan, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan Abdul Karim, M.Si., serta Koordinator Akademi Pemilu dan Demokrasi Pasuruan Titin Wahyuningsih, S.Ag., M.Si. Ketiganya membahas pentingnya peran strategis pemuda dalam pembangunan dan kehidupan demokrasi.

Mas Zaini menegaskan, generasi muda merupakan kekuatan penting yang menentukan kemajuan daerah. Karena itu, pemuda tidak cukup hanya dipandang sebagai penerus kepemimpinan, tetapi harus diberi ruang untuk menyampaikan gagasan, mengembangkan kreativitas, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, Titin Wahyuningsih menyoroti pentingnya kesadaran politik dan pemahaman demokrasi bagi generasi muda. Pemuda harus mampu bersikap kritis, bertanggung jawab, dan berani menyuarakan kepentingan masyarakat agar partisipasi politik tidak berhenti pada momentum pemilu, tetapi berlanjut dalam pengawasan dan pengawalan kebijakan publik.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Abdul Karim, menekankan bahwa peran pemuda harus diwujudkan melalui kepedulian dan tanggung jawab sosial, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Ia mengingatkan prinsip “Khairunnasi anfa’uhum linnas”, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Nilai tersebut menjadi landasan bagi pemuda untuk menghadirkan kontribusi nyata di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *