Malang — Kebersamaan antara pemerintah dan kalangan santri kembali tampak dalam kegiatan Pengajian Rutin Kifayatul Atqiya’ yang digelar oleh Ikatan Alumni Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif (IKAPPMAM) Malang Raya di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (1/11) pagi.
Acara penuh kekhidmatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Latifah Shohib, bersama Anggota Fraksi PKB DPR RI Dapil Malang Raya, Gus Ali (Ali Ahmad, S.H). Turut hadir pula H. Abdulloh Satar, M.M, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang yang juga Sekretaris Dewan Syuro PKB Kabupaten Malang, para Kyai dan Alim Ulama, serta Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang.
Ratusan jamaah, alumni, dan santri turut memenuhi Pendopo Agung, menandai besarnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan pengajian yang rutin diselenggarakan oleh IKAPPMAM ini.
Dalam sambutannya, Wabup Latifah Shohib mengungkapkan bahwa pengajian seperti ini tidak hanya memperkuat spiritualitas umat, tetapi juga mempererat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat pesantren.
“Kegiatan pengajian menjadi ruang untuk memperdalam ilmu agama sekaligus memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, para santri, dan alumni pesantren dalam membangun peradaban masyarakat yang berakhlak dan religius,” ujarnya.
Sementara itu, Gus Ali (Ali Ahmad, S.H) menegaskan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus memperjuangkan aspirasi kalangan santri dan memperkuat peran pesantren sebagai pusat pembentukan karakter bangsa.
“Pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi berilmu dan berakhlak. Karena itu, kami di parlemen akan terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada penguatan lembaga pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para santri,” tegas Gus Ali.
Pengajian Kitab Kifayatul Atqiya’ dibacakan oleh KH. Abdussalam Shohib ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali ukhuwah antar alumni Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif serta mempertegas peran santri sebagai pilar moral dan sosial masyarakat.
Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan para wakil rakyat di tingkat nasional, semangat kebersamaan dalam bingkai keislaman diharapkan semakin memperkuat langkah membangun Kabupaten Malang yang religius, harmonis, dan sejahtera. (S.Rizal)
