Indeks

Tingkatkan Edukasi Lingkungan, M. Zaini Pimpin Rombongan Komisi III DPRD Kab Pasuruan Pelajari Manajemen Sampah di Kota Malang

MALANG – Masalah sampah bukan sekadar soal pembuangan, melainkan soal perubahan perilaku. Semangat inilah yang dibawa rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Malang pada Kamis (12/2/2026).

​Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, S.Pd, M.Ap, rombongan bertujuan mendalami sistem pengolahan sampah yang dinilai sukses mengintegrasikan aspek lingkungan dan ekonomi.

​Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Zaini menegaskan bahwa kunci utama penanganan sampah ada pada edukasi di tingkat akar rumput. Ia menyoroti peran Bank Sampah yang tidak hanya menjadi tempat penampungan, tetapi juga garda terdepan dalam mengubah pola pikir masyarakat.

​“Bank sampah memiliki peran strategis dalam mendorong pemilahan sampah dari sumbernya sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Ini penting agar kesadaran lingkungan bisa tumbuh sejak lingkup terkecil, yakni tingkat RT dan RW,” ujar Zaini.

​Seluruh pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan yang hadir melihat langsung mengenai proses pemilahan hingga pemanfaatan sampah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi.

Sistem yang diterapkan di Malang dinilai efektif yang pertama karena mampu Mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA secara signifikan.

Kedua, ​Memberikan manfaat finansial langsung bagi warga yang aktif memilah, dan terkahir mampu​menciptakan ekosistem lingkungan yang lebih bersih dan terorganisir.

Lebih lanjut sekretaris DPC PDIP Kabupaten Pasuruan ini ​ berharap studi banding ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Pengetahuan yang didapat akan dijadikan referensi kuat untuk memperkuat program pengelolaan sampah di Kabupaten Pasuruan ke depannya.

​“Kami ingin konsep edukasi dan pemberdayaan melalui bank sampah ini bisa diterapkan lebih luas di Pasuruan, sehingga persoalan sampah dapat ditangani bersama dan memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

​Dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pengelola, diharapkan Kabupaten Pasuruan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan di masa depan.

Exit mobile version