SIDOARJO – Pengasuh Pondok Pesantren Modern Al-Amanah Junwangi, Krian, KH. Nurcholis Misbah, mengingatkan Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I, agar kepemimpinannya tetap berpijak pada basis utama Nahdlatul Ulama (NU) dan menjadikan PKB sebagai rumah besar aspirasi warga Nahdliyyin.
Pria yang akrab disapa Kyai Nur Cholis itu menegaskan, hubungan PKB dan NU tidak dapat dipisahkan karena lahir dari semangat perjuangan yang sama. Karena itu, PKB harus terus hadir di tengah warga nahdliyin dan memperjuangkan aspirasi mereka.
Selain memperkuat basis NU, Kyai Nur Cholis berharap PKB di bawah kepemimpinan Kaji Reza mampu menarik minat generasi muda, khususnya Gen Z, untuk terlibat aktif dalam politik dan pembangunan daerah.

Menurutnya, anak-anak muda merupakan basis pemilih yang sangat besar sekaligus calon pemimpin masa depan. Mereka tidak boleh dibiarkan apatis terhadap politik, tetapi harus diberikan ruang untuk belajar, berpartisipasi, dan mengambil peran dalam menentukan arah bangsa dan daerah.
Menanggapi pesan tersebut, Ketua DPC PKB Sidoarjo, H. Rizza Ali Faizin, menyampaikan bahwa kunjungannya ke Ponpes Al-Amanah Junwangi merupakan bentuk komitmen PKB untuk membangun komunikasi dan merajut kembali hubungan ideologis antara PKB dan NU sesuai tujuan awal didirikannya partai tersebut.
Kaji Reza menegaskan, kepemimpinannya di PKB Sidoarjo akan diarahkan untuk semakin mendekatkan partai kepada pesantren, warga nahdliyin, serta generasi muda, sehingga PKB dapat menjadi wadah perjuangan dan rumah aspirasi yang mampu menjawab tantangan zaman.












