Indeks

PKB Kabupaten Malang Resmikan Kantor Baru, H. Kholiq Tekankan Penguatan Pengabdian dan Spiritualitas Kader

MALANG – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Malang memasuki fase baru dalam penguatan organisasi. Kantor DPC PKB Kabupaten Malang, Graha Gus Dur, dan Masjid Al Iskandariah di Kepanjen resmi diresmikan Ketua DPW PKB Jawa Timur Abdul Halim Iskandar, Sabtu (8/8/2026).

Peresmian tersebut tidak hanya menandai rampungnya pembangunan fasilitas organisasi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi kader, kelembagaan, kaderisasi, hingga memperluas pengabdian kepada masyarakat. Fasilitas baru itu diharapkan menjadi ruang produktif bagi berbagai aktivitas kepartaian dan kemasyarakatan.

Abdul Halim Iskandar mengingatkan jajaran PKB Kabupaten Malang agar gedung baru tidak berhenti sebagai simbol organisasi. Menurutnya, kantor harus dihidupkan dengan kegiatan substantif yang mampu melahirkan gagasan, memperkuat kader, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan kantor DPC PKB dan Graha Gus Dur ini, tentu saya berharap ini bukan sekadar simbol, tetapi betul-betul bisa membawa kepada fungsi dan pemanfaatan substantif,” tegas Abdul Halim. Ia menilai keberadaan kantor yang representatif harus diikuti aktivitas organisasi yang produktif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Malang H. Kholiq menegaskan bahwa pembangunan dan renovasi kantor DPC serta pembangunan Masjid Al Iskandariah yang dimulai sejak awal 2024 merupakan bagian dari upaya memperkuat keseimbangan antara gerakan politik dan spiritualitas kader.

Menurut Kholiq, kehadiran masjid di lingkungan kantor menjadi pengingat penting agar seluruh kader tidak hanya berorientasi pada aktivitas politik dan kepentingan daerah pemilihan, tetapi juga menjaga kedekatan dengan Allah SWT dalam setiap langkah pengabdian.

Ia menekankan bahwa politik harus dijalankan sebagai sarana menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi integritas, tanggung jawab, dan komitmen pengabdian. “Semakin besar amanah yang diberikan, semakin besar pula tanggung jawab moral yang harus dijalankan,” tegas H. Kholiq.

Exit mobile version