MALANG – Festival Arema FC Grassroot 2026 resmi digelar, Sabtu (15/8/2026), di ARG Soccer Field, Singosari, Kabupaten Malang. Mengusung tema “Dari Grassroot Untuk Indonesia”, ajang pembinaan sepak bola usia dini ini mendapat antusiasme tinggi dari berbagai daerah.
Pembukaan dihadiri Manager Operasional Arema FC Sudarmaji, Head of Arema FC Academy Riyan Meidiwijaya, Founding Father Arema Ovan Tobing, serta LOC Chairman Dani Herlambang. Festival ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan kembali pembinaan usia dini Arema FC setelah beberapa tahun vakum menggelar event serupa.
Sudarmaji menegaskan, festival tidak semata-mata mengejar kemenangan dan hadiah. Ada tiga hal utama yang ingin dibangun, yakni kecerdasan bermain, kebugaran fisik, serta karakter dan sportivitas pemain sejak usia dini.
Ia juga meminta para pelatih memberikan kesempatan bermain kepada seluruh pemain agar mendapatkan pengalaman dan jam terbang. Sementara orang tua diminta tidak melakukan intervensi berlebihan sehingga anak-anak dapat menikmati pertandingan dengan suasana yang sehat dan fair play.
Pesan serupa disampaikan Ovan Tobing. Ia mengajak seluruh peserta menjaga persaudaraan dan sportivitas. Menurutnya, pertengkaran di lapangan justru akan merusak kesenangan bermain sepak bola serta semangat kebersamaan yang ingin dibangun melalui festival ini.
LOC Chairman Dani Herlambang menyebut festival tahun ini diikuti 96 SSB, terdiri dari 40 SSB kategori U-10, 40 SSB U-12, dan 16 SSB U-14. Peserta datang dari Malang Raya hingga Bali, Sulawesi dan Lombok. Festival berlangsung selama tiga akhir pekan, yakni 15–16, 22–23, dan 29–30 Agustus 2026, dengan harapan menjadi agenda rutin untuk melahirkan talenta muda Indonesia yang kompetitif dan berkarakter.
