Nyai Hj. Nur Khodijah, Pelopor Pesantren Putri Pertama di Pulau Jawa

ADIK KANDUNG KH. WAHAB HASBULLAH DAN ISTRI KH. BISRI SYANSUR

REDAKSI – Nama Nyai Hj. Nur Khodijah tercatat sebagai salah satu tokoh perempuan paling berpengaruh dalam sejarah pendidikan Islam di Indonesia. Di tengah keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan pada awal abad ke-20, beliau tampil sebagai pelopor lahirnya pesantren putri pertama di Pulau Jawa.

Nyai Nur Khodijah lahir di Tambakberas, Jombang, pada 23 Februari 1897. Ia merupakan putri dari KH Hasbullah dan Nyai Lathifah, sekaligus adik kandung KH Abdul Wahab Hasbullah, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Sejak kecil, beliau tumbuh dalam lingkungan pesantren yang kuat dengan tradisi keilmuan Islam.

Pada tahun 1914, Nyai Nur Khodijah menikah dengan KH Bisri Syansuri. Bersama sang suami, beliau mengembangkan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif sebagai pusat pendidikan Islam yang kemudian dikenal luas di kalangan pesantren NU.

Lima tahun setelah pernikahannya, tepatnya pada 1919, Nyai Nur Khodijah menggagas pendirian asrama dan kelas khusus santri putri. Langkah tersebut menjadi terobosan besar pada zamannya, sebab pendidikan perempuan kala itu masih sangat terbatas. Dari beranda sederhana di Denanyar, lahirlah gerakan pendidikan perempuan pesantren yang kelak menginspirasi banyak daerah di Indonesia.

Selain dikenal sebagai pendidik, Nyai Nur Khodijah juga masyhur sebagai sosok alim dan ahli tirakat. Beliau dikenal sabar, disiplin, serta istiqamah mendidik para santri putri dalam ilmu Al-Qur’an, fikih perempuan, hingga akhlak. Pesannya yang terkenal, “Tirakatmu menentukan masa depan suamimu,” masih dikenang hingga kini di kalangan pesantren.

Nyai Hj. Nur Khodijah wafat pada 18 Mei 1955 atau bertepatan malam 25 Ramadhan 1374 Hijriah. Meski telah wafat puluhan tahun lalu, jasa dan perjuangannya tetap hidup sebagai tonggak penting sejarah pendidikan perempuan Islam di Indonesia, sekaligus teladan perjuangan ulama perempuan Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *