PASURUAN – Nasib tragis menimpa seorang mahasiswi asal Sidoarjo berinisial EDR (23). Niat hati ingin menikmati waktu liburan, ia justru menjadi korban aksi pembegalan sadis di kawasan Tutur, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (2/5/2026).
Peristiwa bermula saat korban yang berboncengan dengan rekannya, HN, melintas di jalanan sepi tepat di depan Wisata Bhakti Alam. Secara tiba-tiba, laju motor mereka dihentikan oleh dua orang pria misterius yang mengenakan jaket hoodie hitam dan masker.
Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis celurit untuk mengancam korban. Situasi yang mencekam membuat korban panik hingga kehilangan kendali dan terjatuh dari sepeda motornya.
Kejadian berubah menjadi sangat mencekam saat EDR berusaha mempertahankan harta bendanya. Melihat korban melakukan perlawanan, pelaku tanpa ampun mengayunkan celurit ke arah pundak kiri mahasiswi tersebut.
”Korban mengalami luka robek cukup serius sepanjang 15 cm di bagian pundak akibat sabetan senjata tajam pelaku,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.
Dalam kondisi bersimbah darah dan tak berdaya, korban hanya bisa pasrah melihat sepeda motor Honda Scoopy miliknya dibawa kabur oleh kedua pelaku ke arah Welang–Kejayan. Rekan korban segera meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi EDR ke fasilitas medis terdekat guna mendapatkan jahitan dan perawatan intensif.
Pihak kepolisian setempat telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan penyelidikan mendalam. Saat ini, petugas sedang mengumpulkan keterangan saksi dan bukti petunjuk di lapangan untuk memburu kedua pelaku yang identitasnya masih misterius.
