Jakarta – Peta politik Jawa Timur kembali diwarnai oleh gebrakan anak muda. Multazam Adzikri resmi tercatat sebagai Sekretaris DPW PKB termuda di seluruh Indonesia setelah dilantik untuk masa khidmat 2026–2031. Di usianya yang baru menginjak 36 tahun, anggota Komisi C DPRD Jawa Timur ini dipercaya menduduki kursi strategis di salah satu basis terkuat PKB.
Karier politik Multazam terbilang melesat. Setahun lebih mengabdi sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi, ia kini diberi tanggung jawab mendampingi Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) dalam menjalankan roda organisasi partai di Jawa Timur.
”Infonya sih saya Sekwil (Sekretaris Wilayah) termuda se-Indonesia,” seloroh Multazam saat dikonfirmasi mengenai posisi barunya tersebut.
Meski demikian, Multazam tetap menunjukkan sikap rendah hati. Baginya, jabatan ini bukanlah sekadar simbol gengsi, melainkan beban tanggung jawab yang besar kepada umat dan partai.
”Bismillah wa innalillah, ini amanah yang berat, tapi harus dijalani,” tuturnya dengan penuh kesungguhan.
Multazam menilai bahwa penunjukannya merupakan bukti konkret bahwa PKB, sebagai partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU), sangat inklusif dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk terlibat dalam politik substantif.
Ia memuji kepemimpinan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin), yang dinilai berani menempatkan anak muda di posisi-posisi kunci.
“Gus Muhaimin memberikan kesempatan kepada anak muda untuk mengisi tempat strategis. Kaderisasi di PKB nyata adanya,” tegasnya.
Siap Jadi ‘Supporting System’ Terbaik
Sebagai Sekretaris, Multazam menegaskan komitmennya untuk menjadi mesin penggerak yang solid bagi kepengurusan DPW PKB Jatim. Ia memandang posisinya sebagai pendukung utama kebijakan ketua dalam menjalankan program-program kerakyatan.
”Pimpinan PKB di Jawa Timur hanya satu, Gus Halim. Jajaran pengurus adalah supporting system untuk menjalankan program dan menegakkan nilai-nilai perjuangan PKB,” tambahnya.
Ajakan untuk Gen Z: “Jangan Anti Politik!”
Menutup keterangannya, Multazam mengajak generasi muda, khususnya Gen Z, untuk membuang jauh sikap apatis terhadap politik. Ia menekankan bahwa PKB adalah rumah yang terbuka bagi siapa saja tanpa memandang latar belakang suku, ras, maupun agama.
”Kalian muda? Gen Z? Yuk gabung PKB!” pungkasnya mengajak anak muda untuk berani melakukan perubahan melalui jalur politik./ M. Syaiful Rizal
